Hati-hati Jebakan Batman Web Developer Murah! Ini Cara Memilih Web Developer yang Tepat

Hati-hati Jebakan Batman Web Developer Murah! Ini Cara Memilih Web Developer yang Tepat

Beberapa waktu lalu seorang kawan curhat, situs online shop miliknya yang telah berusia dua tahun ternyata tidak menghasilkan seperti yang Beliau perkirakan. Penasaran, saya mencoba mengunjungi situsnya. Satu persatu saya coba buka post produk yang ditampilkan disana. Dan melihat tampilannya, saya tidak heran mengapa situsnya tidak menghasilkan maksimal.

Andaikan saya adalah calon pembeli, saya akan berpikir berpuluh-puluh kali untuk melakukan pembelian. Tampilan halaman beranda memang cukup oke, tapi ketika mengeksplorasi setiap post di halamannya, ah…there’re no much I could say 🙁 .

Saya coba usulkan pada Beliau untuk meminta sang Developer mengganti template yang lebih baik, kebetulan sedang jatuh tempo untuk perpanjangan. Sayang, yang Beliau peroleh malah jawaban yang tidak semestinya.

Sang Web Developer ini malah menyuruh kawan saya mengganti templatenya sendiri, dan melakukan penyesuaian seperti yang kawan saya inginkan. Ia beralasan permintaan perubahan tersebut sudah bukan ranah pekerjaannya.

Sedikit curcol 😉 ; jujur, saya tidak bisa mengerti dengan pemberi jasa seperti ini. Jika memang ia tidak tahu, atau tidak mengerti ranah yang ditanyakan, paling tidak jawablah dengan santun. Bagaimanapun juga, behaviour tetap harus menjadi hal utama dalam bisnis bukan?

Bagaimana mencari Web Developer yang tepat untuk situs bisnis?

Bagi pemula, memang tidak mudah untuk menemukan Web Developer yang tepat. Tapi selalu ada cara untuk mencari rekan terbaik untuk memulai pemasaran digital Anda.

Dan bagi saya pribadi,

Seorang Web Developer yang tidak paham jika situs adalah sebuah aset bisnis; yang dibuat untuk tujuan tertentu dan diharapkan akan menghasilkan konversi, maka dia bukan seorang Web Developer.

Ketika mendengar cerita teman saya diatas, saya bertanya pada seorang kawan yang juga berprofesi sebagai seorang Web Developer; tentang biaya, proses pemesanan, sekaligus bagaimana cara yang tepat memilih seorang Web Developer.

Perlu Anda ketahui, harga normal (dan pantas) untuk sebuah toko online (lengkap dengan keranjang belanja, kotak pemesanan) adalah Rp3 juta. Harga ini merupakan harga untuk template premium, otak-atik coding dan membeli hosting.

Sementara kawan saya tersebut membangun situs toko online-nya dengan harga Rp1,5juta. Mungkin ini yang menjadi alasan si Developer mengapa tidak mau memperbaiki tampilan situs toko online kawan saya tersebut.

Nah, agar tidak terjebak jebakan batman harga murah, berikut tips untuk memilih jasa Web Developer yang baik.

Cara memilih web developer ada di halaman kedua 

(Visited 63 times, 1 visits today)
13 Comments
  1. Saya dulu banget pernah mengalami jebakan batman seperti ini. Karena sangat minim pengetahuan ny.

    1. Ya, kadang minimnya pengetahuan kita tu digunakan oleh pihak-pihak yang nggak bertanggung jawab. Sebel banget kalau kayak gitu

  2. Tetep yaa.. Ada kualitas ada harga, tp tetep harus teliti sebelum membeli.. Makasih mbakku sayang udh mampir ke rumah/blog aku 🙂

  3. lebih baik untuk usaha /bisnis, memiliki website yang sepenuhnya posting atau penambahan email full manage sendiri

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *