Cara memilih seorang Web Developer yang tepat?

#1.  Ketahui kebutuhan situs bisnis Anda

Sebelum mulai memilih, ketahui terlebih dahulu apa yang Anda inginkan dari jasa si Web Developer. Misal, apakah Anda butuh perubahan yang kontinyu, apakah Anda hanya berfokus pada penjualan (ROI), apakah Anda juga membutuhkan jasa maintanance darinya dan seterusnya.

Buatlah list kebutuhan situs bisnis Anda, dan kemudian mulailah pencarian Anda.

#2. Amati bagaimana cara ia menawarkan jasanya

Coba temukan kata-kata seperti “tujuan bisnis”, “ROI (return of investment)”, “meningkatkan penjualan”, “tujuan pemasaran digital” dan frasa-frasa lain yang memang merujuk pada bisnis Anda, pada halaman penawarannya. Pastikan Anda memperoleh gambaran situs seperti yang Anda inginkan.

Jika pada halaman penawarannya ia hanya berbicara tentang “tampilan yang bersih”, “situs yang elegan”, “responsif”, maka sebaiknya tinggalkan saja. Segera kunjungi situs Web Developer lainnya.

Alasannya? Orang yang hanya memikirkan tampilan responsive, bersih, dan sebutan “manis” lainnya untuk sebuah website, lebih percaya pada branding yang akan membawa nama sebuah bisnis.

Tidak masalah jika bisnis Anda sudah besar di luar sana, bagaimana jika Anda baru memulai bisnis Anda, dan Anda mengharapkan revenue yang lebih cepat?

Seorang Web Developer yang baik, seharusnya juga bisa memahami keinginan dari pemakai jasanya, termasuk didalamnya bagaimana menghasilkan rupiah lebih cepat dari situs yang ia buat.

#3. Amati portofolio

Jika Anda cocok dengan Web Developer pemilik situs tersebut, maka hubungi ia dan mintalah beberapa contoh hasil pekerjaanya. Amati juga respon ia saat menjawab pertanyaan Anda. Kemudian cocokkan apakah ia benar-benar bekerja sesuai yang ia katakan di halaman penawarannya.

Seperti, benarkah situs yang ia buat memudahkan pengunjung berbelanja? Apakah situs tersebut mampu menampilkan produk-produk yang Anda tawarkan dengan menarik?

#4. Temukan review-nya

Cara ketiga ini mungkin sedikit repot. Tapi jika mungkin, cobalah kontak para pemakai jasa Web Developer tersebut. Dan tanyakan apakah ia cukup kooperatif dan apakah jasanya cukup membantu dalam bisnis mereka.

Jika si Web Developer ini memiliki halaman media sosial, cobalah amati bagaimana ia berinteraksi dengan pelanngan atau calon pelanggan yang disana.

#5. Amati apakah ia berusaha tahu tentang bisnis Anda

Saat wawancara coba amati apakah ia juga berusaha untuk mengetahui bisnis yang sedang Anda bangun. Apakah ia berusaha menggali tahu tentang kebutuhan bisnis Anda, tujuan situs bisnis Anda, dan lain sebagainya.

Seorang Web Developer setidaknya juga mengetahui tentang pemasaran digital. Agar kelak ia bisa mengintegrasikan hasil pekerjaannya dengan perangkat pemasaran digital lain.

Nah, cobalah cari tahu, seberapa jauh pemahamannya tentang pemasaran digital dan bagaimana ia akan mengaplikasikannya dalam desain situs yang tepat.

 

Satu hal yang harus Anda ingat, situs bisnis Anda adalah aset jangka panjang Anda. Jadi jangan terburu-buru memilih jasa seorang Web Developer hanya karena tergiur harga murah. Pastikan calon Web Developer benar-benar bisa memenuhi kebutuhan bisnis Anda.

Semoga tips diatas bisa membantu Anda untuk menemukan seorang Web Developer yang tepat. Salam.

(Visited 71 times, 1 visits today)

13 thoughts on “Hati-hati Jebakan Batman Web Developer Murah! Ini Cara Memilih Web Developer yang Tepat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *