Punya budget terbatas, tapi butuh kendaraan bermotor beraktivitas? Ingin beli bekas tapi kawatir ketipu? Jangan kawatir, ada trik-nya kok agar Anda tetap bisa memiliki sepeda motor meski dari tangan pertama alias bekas.

Cara terbaik agar tidak kena tipu saat membeli sepeda motor bekas memang mengajak orang yang paham mesin untuk melihatnya. Tapi bila memang terpaksa kesepuluh trik ini bisa Anda jadikan saat membeli sepeda motor bekas.

5 langkah bebas kena tipu saat membeli sepeda motor bekas

1. Bandingkan harga

Tidak seperti beberapa tahun lalu, saat ini, dengan adanya kemajuan teknologi informasi, membandingkan harga sepeda motor bekas tidaklah terlalu sulit.

Cukup ketikkan kata kunci di mesin pencari, dan ribuan halaman referensi untuk membandingkan harga akan tersaji seketika. Mulai dari situs e-commerce hingga situs-situs buatan para blogger bisa Anda gunakan untuk membandingkan harga.

Anda juga bisa memanfaatkan aplikasi seperti Carmudi, Otoshop Indonesia untuk mendapatkan harga terbaik saat hendak membeli sepeda motor bekas.

2. Periksa dokumen penyerta

Kami yakin, Anda pasti tidak akan melewatkan langkah ini. Tapi tahukah Anda, meski nomor mesin dan rangka yang tertera sama dengan angka yang ada pada dokumen, kemungkinan penipuan masih terjadi?

Ya, ada kemungkinan nomor yang tertera tersebut merupakan nomor buatan alias hasil ketok para mekanik. Karena itu perhatikan dengan baik apakah nomor yang tertera buatan atau asli.

Untuk Anda yang tinggal di daerah pati atau Jombang, bisa memanfaatkan aplikasi Oce Pak atau SMART Satlantas Polres Jombang untuk mengecek nomor kendaraan apakah asli atau palsu.

Aplikasi Pajak Kendaraan Bermotor juga bisa Anda gunakan untuk mengetahui status pajak sepeda motor bekas yang hendak Anda beli.

3. Kondisi Fisik

Selain meliputi tampilan fisik; goresan, speedometer yang masih berfungsi normal, kondisi oli juga perlu diperhatikan.

Beberapa penjual nakal kadang melebihkan oli dalam sepeda motor bekas yang hendak dijualnya. Tujuannya tentu saja agar suara mesin terdengar halus. Karena itu cek ketinggian oli juga.

4. Kondisi mesin dan test drive

Saat membuat janji bertemu untuk membeli sepeda motor bekas yang Anda inginkan, minta si penjual untuk tidak menghidupkan mesin terlebih dahulu. Meskipun itu hanya sekedari dipanasi.

Anda tentu tahu, motor yang panas tentu akan lebih mudah dihidupkan bukan? Jika Anda melakukan test mesin saat mesin dlaam kondisi panas, maka gangguan-gannguan pada mesin tidak akan langsung ketahuan.

Sepeda motor bekas yang masih bagus juga tidak akan tidak langsung mati saat ketika motor dipindah dalam kondisi langsam.

Jika ketiga langkah diatas sudah Anda lakukan, maka kini saatnya Anda melakukan test drive. Lakukan test drive pada rute yang Anda kenal, dimana disana ada traffic light. Mulai dari kecepatan paling rendah, dan rasakan bagaimana respon sepeda motor tersebut .

5. Mintalah catatan perbaikan atau maintanance

Ini penting untuk mengetahui jika sepeda motor bekas yang Anda beli memang sepeda motor yang terawat. Memang tidak semua penjual memiliki, tapi akan lebih baik jika Anda menanyakannya juga. Jangan lupa minta pula manual dan toolskit yang dulu disertakan dari pabrik.

Itulah 5 langkah sederhana untuk membeli sepeda motor bekas tanpa kawatir Anda akan kena tipu.

Oya, satu tips terakhir. Beberapa pemilik motor seringkali menganggap kendaraan mereka sebagai “belahan hati” kedua. Sehingga seringkali mereka memberikan harga jual yang tidak masuk akal.

Jadi tunjukkan apa yang membuat Anda menawar motor tersebut; misalkan karena beberapa hal tidak sesuai dengan yang ia janjikan, atau gunakan referensi perbandingan harga pasaran agar Anda mendapatkan harga yang terbaik.

(Visited 24 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *