Ketika memutuskan untuk masuk ke pemasaran digital, Anda akan menyadari bahwa ada begitu banyak pekerjaan menulis yang harus Anda lakukan. Daftarnya akan mulai dari menulis konten situs Anda, blog, newsletter, media sosial post, sales copy, iklan, guest post dan seterusnya.

Belum lagi ketika daftar itu juga bertambah dengan tugas optimasi, riset kata kunci, editing, publishing, dan distribusi artikel. Biasanya semua pekerjaan tersebut membutuhkan waktu 15-20 jam seminggu. Jika demikian, lalu kapan akan Anda memikirkan perkembangan bisnis Anda? Apa hal terbaik yang harus dilakukan agar semua berjalan sesuai keinginan Anda?

Well, jawabnya mudah saja, carilah seorang penulis artikel profesional.

Alasan mengapa bisnis Anda butuh seorang penulis artikel profesional

Simpel saja, karena menulis konten yang berkualitas itu tidak mudah.

Konten yang berkualitas haruslah mampu membawa bisnis Anda satu langkah kedepan. Apatah itu memungkinkan bisnis Anda lebih mudah ditemukan  di halaman pertama mesin pencari, sales copy yang efektif, pengunjung situs yang meningkat atau apapun yang Anda harapkan dari pemasaran digital Anda.

Menulis konten yang berkualitas memang tidak mudah. Terkadang butuh waktu 4 jam atau malah lebih untuk menulis, mengedit, menentukan gambar yang tepat, hingga akhirnya siap untuk dipublikasikan.

Dan jika Anda melakukan semua itu sendirian, itu berarti Anda akan menghabiskan waktu paling tidak 12 jam dalam satu minggu. Waktu yang mungkin tepat bagi Anda untuk melakukan penjualan, membangun koneksi, atau malah memperkuat tim Anda.

Oya, jangan lupakan waktu untuk optimasi konten Anda, riset kata kunci, dan menyusun strategi pemasaran digital. Ketiga hal tersebut menambah daftar mengapa Anda butuh penulis artikel profesional untuk bisnis Anda.

Mana yang lebih baik, penulis artikel in house atau freelance

Okay, Anda kini tahu bahwa tugas penulisan digital marketing Anda memang lebih baik dilakukan oleh seorang yang profesional.

Dan pertanyaan yang paling sering saya dengar biasanya, mana yang lebih baik, memberi pelatihan menulis konten pada karyawan yang sudah ada, ataukah mencari seorang penulis konten freelance?

Setiap pilihan tentu ada positif dan negatifnya. Dan sumber terbaik untuk kepenulisan konten bisnis Anda, sebetulnya memang datang dari personel bisnis yang telah Anda miliki. Merekalah yang lebih berpengalaman dan paham seluk beluk perusahaan, produk, juga komplain-komplain yang mungkin pernah masuk terkait dengan bisnis Anda. Plus kenyataan, seni menulis memang sesuatu yang bisa Anda pelajari.

Anda cukup memberikan mereka training kepenulisan dan meminta mereka untuk mulai menulis.

Sayangnya, cara ini juga memiliki kelemahan. Jika perusahaan bukanlah sebuah perusahaan besar, biasanya biaya yang harus Anda keluarkan juga akan besar. Anda harus mengeluarkan banyak biaya untuk banyak training digital marketing, hingga ia siap masuk dalam kompetisi digital marketing.

Belum lagi jika si karyawan tiba-tiba mengundurkan diri, itu artinya Anda harus mengeluarkan biaya lagi untuk training karyawan yang lain.

Karena itulah, cobalah pertimbangkan untuk mencari seorang penulis artikel freelance yang memiliki kemampuan, tidak hanya menulis, namun juga paham seluk beluk digital marketing.

Penulis konten freelance, umumnya sudah banyak menulis untuk banyak website, dalam aneka kategori serta gaya bahasa. Dengan menggunakan jasa mereka, Anda akan lebih mudah mendapatkan kebutuhan konten seperti yang Anda inginkan.

Biaya yang Anda butuhkan juga akan lebih sedikit dibanding jika Anda harus memberi tambahan insentif pada karyawan Anda atas tambahan pekerjaan barunya.

Lalu bagaimana memilih penulis konten freelance yang tepat untuk bisnis Anda? Kita akan bicarakan hal tersebut pada post terpisah. Salam 

(Visited 30 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *